<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Persahabatan Blog</title>
	<atom:link href="http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Jul 2009 08:31:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='cerpenpersahabatan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Persahabatan Blog</title>
		<link>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/osd.xml" title="Persahabatan Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menjalin Persahabatan dengan Mantan Kekasih</title>
		<link>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/menjalin-persahabatan-dengan-mantan-kekasih/</link>
		<comments>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/menjalin-persahabatan-dengan-mantan-kekasih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 09:43:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Helly Angel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Persahabatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[Setelah melewati masa yang tersulit dalam perjalanan kisah asmaramu, ini adalah saatnya kamu untuk menentukan sikap, apakah si dia yang kini telah berganti status sebagai mantan kekasih akan menjadi sahabat baik atau dengan mudahnya kamu akan melupakan semua kenangan manis kalian dan dirinya dalam hidupmu. Agar hal ini tidak menimbulkan permasalahan kedepannya, maka kamu pun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=158&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah melewati masa yang tersulit dalam perjalanan kisah asmaramu, ini adalah saatnya kamu untuk menentukan sikap, apakah si dia yang kini telah berganti status sebagai mantan kekasih akan menjadi sahabat baik atau dengan mudahnya kamu akan melupakan semua kenangan manis kalian dan dirinya dalam hidupmu.</p>
<p>Agar hal ini tidak menimbulkan permasalahan kedepannya, maka kamu pun harus terlebih dahulu memikirkan matang-matang dan memastikan apakah hubungan kalian berdua dapat berlanjut dengan sebuah persahabatan atau tidak. Apabila kamu memutuskan untuk melanjutkan persahabatan kalian, mulailah dengan mengganggapnya sebagai sahabat sejati. Seperti yang dikutip dalam Askmen, untuk membina persahabatan dengan mantan kekasih bukan hal yang sulit, cukup yakinkan hatimu, kamu bisa menjadikannya sebagai salah satu sahabat terbaikmu dengan <strong>langkah berikut:</strong></p>
<p><strong>Kamu sudah tidak punya perasaan dan tidak berharap lagi pada dirinya</strong></p>
<p>Sebelum membina persahabatan dengan dirinya kamu pun harus membuang jauh-jauh perasaan dan harapan yang dulu pernah ada di hatimu tentang dirinya. Tekankan dalam hatimu dia sekarang kini telah menjadi salah satu di antara sahabat terbaik yang kamu miliki dan bukan kekasihmu lagi.</p>
<p><strong>Hubungan kalian sudah dekat layaknya kakak-adik</strong></p>
<p>Rasanya amat disayangkan apabila tali silaturahmi kalian berdua harus putus dengan berakhirnya kisah asmara kalian berdua. Kini setelah hubungan kalian berdua telah usai, tidak perlu canggung tetapi mulailah membuka pembicaraan dengan membahas topik ringan agar kalian berdua semakin rileks dengan hubungan yang sekarang ini.</p>
<p><strong>Tidak cemburu saat dia membicarakan kekasih baru</strong></p>
<p>Sikap tidak cemburu pada saat si dia membicarakan kekasih barunya merupakan salah satu bukti bahwa kamu sudah tidak mencintai dan mengharapkannya lagi dan ini merupakan alasan yang kuat untuk membina hubungan persahabatan dengan dirinya. Agar hubungan persahabatan kalian lepas dari masalah, batasi kedekatan kalian, hal ini berfungsi untuk menghindari perasaan cinta muncul kembali dan menghindari terjadinya kesalahpahaman dengan pihak lain.</p>
<p><em>Siap membina hubungan dengan mantan kekasih?</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/158/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=158&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/menjalin-persahabatan-dengan-mantan-kekasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2efb47266c981709f2504a38d4de4900?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Helly Angel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Awet Persahabatan</title>
		<link>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/tips-awet-persahabatan/</link>
		<comments>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/tips-awet-persahabatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 09:38:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Helly Angel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Persahabatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[// Nggak mau kan jalinan persahabatan kita hancur berantakan? Ada tipsnya nih. Check this out! Komunikasi, komunikasi penting banget biar hubungan kita langgeng sama sahabat. Sekarang komunikasi serba cepat dan gampang. Tinggal sms, telepon, ngasih comment lewat friendster atau blog udah bisa menjalin komunikasi. Persahabatan jalan terus deh. Perhatian, perhatian bisa berupa ngucapin selamat ulang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=152&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>//</p>
<p>Nggak mau kan jalinan persahabatan kita hancur berantakan? Ada tipsnya nih. Check this out!</p>
<ul>
<li><strong>Komunikasi</strong>, komunikasi penting banget biar hubungan kita langgeng sama sahabat. Sekarang komunikasi serba cepat dan gampang. Tinggal sms, telepon, ngasih comment lewat friendster atau blog udah bisa menjalin komunikasi. Persahabatan jalan terus deh.</li>
<li><strong>Perhatian</strong>, perhatian bisa berupa ngucapin selamat ulang tahun pas sahabat ultah, ngasih oleh-oleh sepulang liburan, jenguk saat dia sakit, atau sekedar ngingetin waktu makan. Perhatian yang kecil itu bisa berpengaruh besar bagi persahabatan kita. Yang terpenting, tulus.</li>
<li><strong>Kesabaran</strong>, persahabatan nggak lepas dari konflik. Saat lagi berantem, sebaiknya redam dulu emosi kita. Kalo udah reda, cari waktu yang tepat buat bicara dari hati ke hati. Dijasmin masalah nggak akan berlarut-larut.</li>
<li><strong>Jaga Kepercayaan</strong>, tanpa kepercayaan, persahabatan nggak akan langgeng. Coba deh, mulai saat ini belajar untuk saling percaya sama sahabat sehingga nggak akan ada konflik gara-gara curiga. Selain itu, penting juga buat kita untuk jaga kepercayaan yang udah sahabat berikan pada kita.</li>
<li><strong>Ketemu</strong>, sempetin buat ketemuan kalo sahabat kita beda sekolah atau diluar kota. Walaupun sebentar, ngeliat sobat kita tersenyum dan ketawa bareng bisa ngasih energi positif buat kita.</li>
<li><strong>Kalimat Sakt</strong><strong>i</strong>, ucapin kalimat sakti ke sobat kita. Seperti kata terimakasih, maaf, atau ungkapan sayang. Kalimat itu nunjukin sobat emang berarti buat kita.</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/152/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=152&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/tips-awet-persahabatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2efb47266c981709f2504a38d4de4900?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Helly Angel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 Tips Membina Persahabatan</title>
		<link>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/10-tips-membina-persahabatan/</link>
		<comments>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/10-tips-membina-persahabatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 09:36:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Helly Angel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Persahabatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[1. Pikirkanlah apa yang dapat kamu berikan kepada sahabatmu bukan apa yang dapat kamu peroleh dari persahabatan. Jangan bersahabat hanya demi memperoleh kesenangan, karena jika demikian, kamu bukanlah sahabat sejati. Hargailah sahabatmu seperti kamu ingin dihargai 2. Dukunglah sahabatmu. Sahabat sejati selalu saling menyemangati dan ‘mendorong’supaya mereka bersama-sama dapat menjadi yang terbaik bukannya saling menjatuhkan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=149&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><a title="Permanent Link: 10 Tips Membina Persahabatan" rel="bookmark" href="http://tiloverz.blog.friendster.com/2008/06/10-tips-membina-persahabatan/"> </a></h2>
<p><span> </span><span> </span></p>
<p>1. Pikirkanlah apa yang dapat kamu berikan kepada sahabatmu bukan apa yang<br />
dapat kamu peroleh dari persahabatan. Jangan bersahabat hanya demi<br />
memperoleh kesenangan, karena jika demikian, kamu bukanlah sahabat sejati.<br />
Hargailah sahabatmu seperti kamu ingin dihargai</p>
<p>2. Dukunglah sahabatmu. Sahabat sejati selalu saling menyemangati dan ‘mendorong’supaya mereka bersama-sama dapat menjadi yang terbaik bukannya saling menjatuhkan. Ia turut berbahagia ketika sahabatnya berhasil mencapai apa yang diinginkannya dan tidak merasa tersaingi.</p>
<p>3. Bersedia untuk memaafkan Jangan biarkan ‘luka’ berkembang menjadi kepahitan karena hal ini akan menghancurkan persahabatan yang ada. Maafkan kesalahan yang diperbuat oleh sahabatmu dan jangan biarkan luka itu merusak hubungan.</p>
<p>4. Jangan memandang kesalahan yang dibuatnya Ini adalah suatu cara untuk menunjukkan betapa kita peduli terhadap dia. Jangan tinggalkan sahabatmu saat dia berbuat kesalahan. Bersabarlah dan tuntunlah dia untuk berubah. Sadarilah bahwa tidak ada orang yang sempurna.</p>
<p>5. Jadilah sahabat yang dapat diandalkan dan tepatilah janji yang telah kamu ucapkan.</p>
<p>6. Jangan mencoba untuk mengontrol sahabatmu. Bersahabat bukan berarti harus selalu bersama-sama . Memang akan sangat menyenangkan bila dapat selalu bersama dengan orang yang kita kasihi. Namun ingat, sahabat kita itu bukan monopoli kita sendiri karena ia juga mempunyai teman lain selain kita. Untuk itu jangan merasa dikhianati ketika temanmu bergaul dengan yang lain, sebaliknya usahakan kamu juga dapat berteman dengan mereka. Hal ini akan<br />
membuat kita dan sahabat kita lebih menghargai satu sama lain.</p>
<p>7. Selalu ada disaat senang maupun susah Bergembiralah bersama mereka saat mereka sedang bergembira namun jangan ada hanya pada saat senang saja. Ketika sahabatmu sedang kesal akan sesuatu, berikan mereka perhatian. Yang paling dibutuhkan dari seorang sahabat adal ah sepasang telinga yang simpatik dan yang mau me mahami perasaan mereka.</p>
<p>8. Menerima apa adanya sahabatmu Jangan menuntut sahabat kita untuk bereaksi dengan cara yang sama seperti yang biasa kita lakukan. Hargailah dia apa adanya termasuk juga keputusan yang dia ambil yang mungkin tidak sesuai dengan kehendak kita.</p>
<p>9. Jangan jadi ‘Ember’ (mulut bocor). Belajarlah untuk menjaga rahasia sahabatmu.</p>
<p>10. Jangan biarkan perbedaan pendapat menghancurkan persahabatanmu. Misalkan kamu sedang berdiskusi dengan sahabatmu dan waktu kamu mengemukakan pendapat yang menurut kamu benar ternyata ia tidak setuju. Bila itu terjadi, jangan terus berdebat yang hanya akan membuat kamu dongkol. Lepaskan hasrat untuk menang sendiri daripada persahabatanmu rusak karenanya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/149/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=149&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/10-tips-membina-persahabatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2efb47266c981709f2504a38d4de4900?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Helly Angel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips jaga Persahabatan tanpa rasa Cinta</title>
		<link>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/tips-jaga-persahabatan-tanpa-rasa-cinta/</link>
		<comments>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/tips-jaga-persahabatan-tanpa-rasa-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 09:33:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Helly Angel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Persahabatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Menjalin persahabatan dengan lawan jenis memang sah-sah saja. Bahkan tak sedikit wanita yang lebih memilih kaum pria sebagai tempat curhat ketimbang rekan-rekan wanita yang dinilainya lebih suka “bergosip ria” atau tidak bisa dipercaya. Begitu juga sebaliknya, tak sedikit pria yang lebih memilih bersahabat dengan rekan wanita, yang salah satu alasanya mungkin untuk bisa mendapatkan pandangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=146&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">Menjalin persahabatan dengan lawan jenis memang sah-sah saja. Bahkan tak sedikit wanita yang lebih memilih kaum pria sebagai tempat curhat ketimbang rekan-rekan wanita yang dinilainya lebih suka “bergosip ria” atau tidak bisa dipercaya. Begitu juga sebaliknya, tak sedikit pria yang lebih memilih bersahabat dengan rekan wanita, yang salah satu alasanya mungkin untuk bisa mendapatkan pandangan lain dari sudut lawan jenis. </span></span></p>
<p><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">Namun, terlepas dari apapun alasan nya, tak jarang persahabatan seperti ini dinilai lain oleh masyarakat. Karena saking dekatanya dan kerap kali bertemu, tak jarang pasangan sahabat ini dikira pasangan yang tengah dimabuk asmara. Tapi bagaimana bila penilaian ini terlontar pada persahabatan di mana keduanya sudah mempunyai pacar atau pasangan hidup resmi, istri atau suami? Kalo hal ini terjadi salah2 bisa memacu konflik besar yang akan mengarah pada perceraian. </span></p>
<p><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">Tidak ada yang bisa menyangkal, terkadang persahabatan seseorang bisa membuat iri banyak orang. Bayangkan dia sepertinya punya tempat yang akan dengan setia menjga dan menampungnya. Persahabatan itu sendiri dibangun dari saling kepercayaan yang tinggi dan saling mengerti tanpa harus dibicarakan atau diutarakan terlebih dahulu. Tak hanya itu selain menjadi tempat berkeluh kesah dan adu argumentasi, sahabat adalah orang yang bisa paling jujur di dunia untuk mengomentari segala hal tentang anda meski akan menyakitkan anda sekalipun. </span></p>
<p><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">Namun, tampaknya persahabatan yang Anda bangun ini akan menjadi ancaman bila pacar atau pasangan resmi sahabat Anda kurang mengerti dengan bentuk persahabatan yang Anda bina. Salah2 karena Anda kerap kali meminta saran untuk segala kegiatan hidupnya, mulai karier hingga keluarganya, Anda akan dikira memasuki teritorial orang lain. Dalam arti, pasangan resmi sahabat Anda mungkin saja akan merasa menjadi orang nomor dua dalam hidup pasangannya dan tidak menerimanya. </span></p>
<p><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">Satu hal lagi yang akan semakun membuat keadaan parah adalah bisa2 sahabat anda cenderung mengeksekusi sesuatu hal berdasarkan gagasan Anda. “Jangan2 istriku itu berselingkuh dengan sahabatnya”, pikiran tersebut mungkin saja akan terlontar pada benak pasangan resmi sahabat Anda. </span></p>
<p><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">Bila dilihat, persahabatan yang Anda bangun ini bukan waktu yang singkat. Anda sudah mengenalnya jauh hari sebelum sahabat Anda mengenal dan bahkan menikah dengan pria/wanita pujaannya. Namun itulah realitas hidup. Jalinan persahabatan yang “beda” pun sebenarnya sudah bisa ditangkap dengan kasat mata. Yakni jika seseorang “punya hati” terhadap sahabatnya maka bisa dibaca lewat gerak geriknya, cara memandang, pemilihan kata-kata bahkan kadang sikap salah tingkah, sedikit banyak menunjukkan bahwa dia berharap banyak dari sekedar persahabatan. </span></p>
<p><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">So’ gimana cara untuk menjaga persahabatan dengan lawan jenis ini agar tidak mengarah pada perselingkuhan dan tetap bisa berlansung lama? Simak yukk .. </span></p>
<ol>
<li><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">Yang pasti, sejak awal luruskan niat terlebih dahulu. Pasalnya persahabatan yang dimulai dengan niat yang tidak benar bisa saja mengarah pada perselingkuhan. Awali persahabatan dengan sungguh2 karena ada kesamaan sifat, pandangan, hobi, selera dsb. Bukan karena tujuan ingin menjadikan sebagai pacar setelah merebut simpatinya.<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">Harus ada trust. Apapun yang diceritakan sahabat karena dia menganggap Anda bagia dari hidupnya. Mengkhianati kepercayaan nya berarti Anda sudah bosan dengan pertemanan itu dan bersiap mencari musuh.<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">Tetap profesional bila bersahabat dengan rekan kantor. Dan persahabatan yang baik adalah persahabatan yang tidak bakal mengorek “isi perut” Anda.<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">Menjaga privasi masing2. Jangan intervensi dlm masalah sahabat</span></li>
<li><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">Kenali pasangan masing2 dan tekankan bahwa tidak semua hal bisa diceritakan kepada sahabat</span></li>
<li><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">Jangan posesif.</span></li>
<li><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">Keterusterangan itu kadang menyakitkan.<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:times new roman,times;font-size:small;">Berpikir dan bertindak positif. Jika mengobrol tentang suatu hal, arahnya bukan mencela, tapi mendiskusikan, dengan begitu seseorang dapat membangkitkan rasa percaya diri sahabatnya.</span></li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/146/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=146&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/tips-jaga-persahabatan-tanpa-rasa-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2efb47266c981709f2504a38d4de4900?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Helly Angel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Renungkanlah,,,,</title>
		<link>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/renungkanlah/</link>
		<comments>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/renungkanlah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 09:30:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Helly Angel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungkanlah...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan! Betapa lamanya melayani Allah selama lima belas menit namun betapa singkatnya kalau kita melihat film. betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=144&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi<br />
betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!</p>
<div>
<p>Betapa lamanya melayani Allah selama lima belas menit namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.<br />
betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.</p>
<p>Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa. Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Al-qur’an tapi betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.</p>
<p>Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun lebih senang berada di saf paling belakang ketika berada di Masjid</p>
<p>Betapa Mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.</p>
<p>Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk sholat 5 waktu; namun betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saatterakhir untuk event yangmenyenangkan.</p>
<p>Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam al qur’an; namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.</p>
<p>Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci AlQuran.</p>
<p>Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya atau berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa.</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/144/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=144&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/renungkanlah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2efb47266c981709f2504a38d4de4900?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Helly Angel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesetiaan Persahabatan</title>
		<link>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/kesetiaan-persahabatan/</link>
		<comments>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/kesetiaan-persahabatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 09:26:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Helly Angel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen Persahabatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Dingin menggigit. Bumi Allah basah menggigil. Pepohonan meringis tertutup kabut tipis. Rumah-rumah monyong memperlihatkan kelesuannya karena telah terpukul hujan seharian. Aneka sampah : plastik, daun, ranting tua, batang pohon, lumpur, mengapung di jalanan terbawa oleh air dari selokan. Hujan lebat sejak pagi, baru reda selepas Isya. Lampu-lampu lima watt kerlap-kerlip enggan menyinari kegelapan. Tapi langit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=142&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dingin menggigit. Bumi Allah basah menggigil. Pepohonan meringis tertutup kabut tipis. Rumah-rumah monyong memperlihatkan kelesuannya karena telah terpukul hujan seharian. Aneka sampah : plastik, daun, ranting tua, batang pohon, lumpur, mengapung di jalanan terbawa oleh air dari selokan. Hujan lebat sejak pagi, baru reda selepas Isya. Lampu-lampu lima watt kerlap-kerlip enggan menyinari kegelapan. Tapi langit cerah bertabur gemintang. Sebuah meteor melintas melepaskan semburannya di langit kelam. Setelah hujan seharian. Memang, jika dipikirkan lebih mendalam, bagi orang yang mau berpikir jernih sebentar saja, betapa, alam selalu tampak indah dalam keadaan apa pun.</p>
<p>Dua orang lelaki, petugas ronda, Sur dan Yos duduk-duduk di tepi pos ronda. Di depan pos ronda api berkobar menari, membakar dingin dengan hangatnya. Di pinggirnya, tergolek jagung bakar yang masih mengepulkan asap. Juga ada ubi bakar. Mereka begitu lepas mengunyah makanan yang biasa di makan oleh para petugas ronda malam. Dua gelas kopi panas membunuh kantuk yang suntuk. Mereka masih berada di dalam balutan sarung murung karena basah oleh kelembaban.</p>
<p>Selidik punya selidik, mereka sedang membicarakan Roy, seorang calon wali kota.</p>
<p>“Betapa, kita sangat mendambakan terpilihnya seorang pemimpin yang benar-benar pemimpin.” Kata Sur.</p>
<p>“Hhh… Betapa, kita tidak akan menemukannya. Mulut sering berbeda dengan tingkah. Betapa, kita telah banyak keliru dalam menilai seseorang…”</p>
<p>“Tapi… Roy lain, kawan.”</p>
<p>“Lain?”</p>
<p>“Ia teman kita. Pernah satu kampung dengan kita. Satu permainan ketika masih kecil. Ah, beruntung sekali, ia punya orang tua kaya raya, dikuliahkan, dan sekarang… berani mencalonkan diri menjadi walikota. Bukankah Kita sering mendengar dan membaca berita di koran-koran, ia selalu basah kuyup kehujanan, membawa beberapa bungkus sembako yang akan dibagikan kepada orang-orang kurang mampu?. Ia sungguh calon walikota yang pantas kita pilih, betul?”</p>
<p>“Ha..ha..ha.. kenapa pula si Roy berani mencalonkan diri menjadi walikota. Yang aku khawatirkan bukan dia, tapi istrinya. “</p>
<p>“Heh, kamu terlalu khawatir, kawan. Zaman sudah berubah. Wanita-wanita sudah modern!”</p>
<p>“Ayo kita keliling dulu. Cuaca seperti ini bisa dimanfaatkan oleh maling sialan!”</p>
<p>Lantas, mereka berkeliling patroli ke pinggiran perkampungan. Sepanjang keliling Yos memukul kentongan dengan irama dan ritme yang sama. Mereka juga berbincang macam-macam. Sur menganggap pemerintah sering memperlihatkan tindakan-tindakan aneh, bodoh dan membodohkan, juga mengada-ada.</p>
<p>“Apa benar, seperti itu, kawan?” Tanya Yos.</p>
<p>“Buka mata, dong!” Sur mendelik. “Jangan sok bodoh. Pemerintah telah menjadi orang yang merasa paling benar. Setuju? Tempo hari, rumah kita ditempeli nomor, harus bayar tujuh ribu, gila bukan? Siapa yang suruh? Tidak ada undang-undangnya itu…”</p>
<p>“Tapi… kau membayarnya, bukan?”</p>
<p>Sur mengangguk. Cemberut.</p>
<p>“Ha..ha..ha..!”</p>
<p>“Ha..ha..ha..!”</p>
<p>“Kenapa..?!”</p>
<p>“Tentang ketololan kita..”</p>
<p>“Ha..ha..ha.. Aku berutang kepadamu, kawan.”</p>
<p>“Tentang?!”</p>
<p>“Kejujuran… Kejujuran itu…”</p>
<p>“Heh, berapa rupiah akan kamu bayar?”</p>
<p>“Aku akan membayarnya dengan kepercayaan. Percayalah kepadaku, tidak akan kuceritakan obrolan kita ini kepada Pak Lurah juga kepada para pegawai kelurahan lainnya. Kamu aman, kawan!”</p>
<p>Anda pasti bisa menerka. seketika juga tubuh Sur yang besar dan gagah itu mengecil, kepalanya menunduk lesu, wajahnya perot tiada ampun. Beberapa menit lalu, ia yang tampak gagah berani itu telah berubah menjadi hewan dungu, mengibas-ngibaskan tangan tak karuan. Betapa… sebuah kepercayaan telah menikam dirinya.</p>
<p>“Aaku…Ppercaya…K..kepadamu, kawan!” Ucap Sur rintih, terbata-bata.</p>
<p>***</p>
<p>“Ayo Roy, lemparkan bolanya!” anak kecil itu basah kuyup. Bajunya penuh lumpur.</p>
<p>“Ini Sur!” Roy melemparkan bola ke arah Sur. Ditengah guyuran hujan, Sur menggiring bola. Lawan-lawanya lebih kecil ukuran badannya, tak berani menjegalnya dari depan. Ia tinggal berhadapan dengan penjaga gawang lawan. Kemenangan sudah didepan mata. Ketika bola akan ditendang, seorang pemain lawan menjegal Sur dari belakang. Berani betul dia! Pikir Sur. Ia jatuh telungkup diatas lapangan merah yang tergenang air.</p>
<p>“Kau curang!” Roy dan kawan-kawannya menghampiri si penjengal. Mereka mendorongnya. Terjadinya keributan kecil. Beberapa penonton merasa terusik.</p>
<p>“Mau berkelahi? Jangan disini, sana diatas ring tinju!” Bentak Pak Siru, wasit yang meminpin pertandingan bola sepak. Anak-anak takut kepadanya, ia seorang tentara. “Ayo lanjutkan!”</p>
<p>“Kita dirugikan!” Kata Roy seusai pertandingan.</p>
<p>“Dasar Pak Siru, berat sebelah!” Kata teman-temannya.</p>
<p>“Pantas saja berat sebelah, dia kan pamannya si Bun.”</p>
<p>“O, pantas si Bun itu berani mengganjalku.”</p>
<p>Mereka membersihkan diri di kolam milik Wak Haji Kusmin. Pikir mereka, Wak Haji Kusmin yang galak itu mana berani hujan-hujanan mengejar mereka. Tangan jahil anak-anak pun menyambara beberapa buah jambu kluthuk di pinggir kolam. Air kolam semakin keruh. Mereka mandi sambil salto-salto. Esoknya, Wak Haji Kusmin memberitahukan perbuatan anak-anak usil itu kepada orang tua mereka. Roy dijewer telinganya oleh bapaknya. Sur dipukul kakinya. Semua mendapat balasan yang setimpal atas perbuatanya.</p>
<p>***<br />
Sudah pasti dia akan selalu mengingatku! Pikir Sur. Mana mungkin si Roy melupakan masa kecilnya. Dia sering tidur bersamaku. Aku begitu yakin, dia akan selalu mengingatku, bahkan bisa jadi selalu mengenang masa kecil itu.</p>
<p>Sur bergegas memotong jalan. Langit sudah mulai memperlihatkan kesedihannya. Di dalam batok kepalanya tersimpan Mun, istrinya yang dirawat di rumah sakit. Butuh biaya sekitar empat juta, Mun harus dioperasi, tumor menyerang payudaranya. Kambing peliharaannya ia jual, tapi terlalu murah untuk biaya operasi. Ia sempat meminta bantuan kepada Yos. Apa boleh dikata, kondisi Yos akhir-akhir ini sedang pailit. Sudah dua minggu pabrik batakonya tidak berproduksi. Yos selalu menggunakan uangnya untuk mencicil kreditan motor.<br />
Yang ada dalam pikiran Sur adalah Roy, teman kecilnya yang telah menjadi seorang walikota.</p>
<p>Ah, mana mungkin si Roy melupakan teman baiknya. Tapi… Bagaimana kalau dia telah lupa? Tidak… dia bukan pelupa! Sur memastikan.</p>
<p>Di depan rumah dinas ia tertegun. Keberanian itu mulai luntur. Ia takut sekedar untuk menapaki halamannya sekali pun. Jangan-jangan… dia sudah tidak mengenalku? Bukankah sudah sekitan lama aku tidak bertemu dengannya, sejak dia pindah ke Jakarta? Sur gamang. Tapi, istriku?</p>
<p>Kakinya menginjak halaman rumah penuh keraguan. Hari itu telah sore. Halaman rumah dinas begitu asri dengan beberapa bunga warna-warni. Sebuah mobil mewah mengkilap menertawakan sikap Sur. Beberapa menit lamanya, Sur tertegun di depan pintu. Ia takut sekedar untuk mengetuknya.</p>
<p>Lebih baik aku urungkan saja! Batin Sur. Tapi ia mengetuk pintu juga, pelan sekali, tanpa ritme yang pasti, tangan Sur penuh gemetaran.<br />
Seorang lelaki, tua, tapi wajahnya sopan menandakan bahwa ia seorang halus, tidak senang berdebat, membuka pintu.</p>
<p>“Ada apa, pak?”</p>
<p>“Pak walikota ada?” Di dalam hatinya Sur mengharapkan… Roy tidak ada.</p>
<p>“O, ayo silahkan masuk, pak!” orang itu membimbing Sur memasuki rumah dinas. “Tunggu sebentar, saya akan panggil dulu bapaknya!”<br />
Betapa besar ruangan dinas. Perabotan lengkap, tertata secara apik dan bersih. Tidak ada sebutir debu pun menempel. Sur… begitu kecil didalamnya.<br />
***</p>
<p>“Pakai saja pensilku, Sur!” kata Roy sambil memberikan sebuah pensil.<br />
Tanpa pikir panjang Sur langsung menyambarnya. Sebentar lagi bel tanda masuk akan berbunyi. Ulangan umum siap mereka hadapi.<br />
Di hari perpisahan kelas Sur baru bisa mengembalikan pensil milik Roy.</p>
<p>“Ini pensilmu. Maafkan, aku baru bisa mengembalikannya hari ini!”</p>
<p>“Kamu ini… ada-ada saja.” Mereka berangkulan. “Terima kasih Sur. Selama ini kita sudah saling memperhatikan…”</p>
<p>“Selanjutnya, kamu mau kemana, Roy?”</p>
<p>“Aku akan pergi ke Jakarta, tinggal bersama kakak. Melanjutkan sekolah disana.”</p>
<p>“Wuihh… hebat kamu ini Roy. Kakakmu kerja kantoran, ya?”</p>
<p>“Entahlah.” Roy menggeleng. “Kamu sendiri, bagaimana?”</p>
<p>“Aku rasa kemampuan orang uaku sudah cukup menyekolahkan aku sampai SMP ini. Tapi… siapa tahu, bukankah manusia selalu memiliki rencana?!”</p>
<p>Sejak saat itu mereka berpisah. Tidak pernah bertemu lagi.<br />
***</p>
<p>Roy didampingi oleh seorang wanita berjalan agak lambat. Ia memakai kimono. Wajahnya terlihat mulai kusut. Tampaknya kelelahan. Ada rasa kantuk terpancar di kedua kelopak matanya.</p>
<p>Sudah tiga puluh tahun lebih Roy! Pikir Sur.</p>
<p>Roy bersama istrinya duduk di atas sofa berhadapan dengan Sur.</p>
<p>“Ada keperluan apa, pak. Sore-sore begini menemui saya?” Tanya Roy sambil merentangkan tangannya ke sandaran sofa.</p>
<p>“Roy… aku mau minta bantuan!” Bisik Sur dalam hati. Tapi ia tidak sanggup mengucapkannya. Ada istri Roy. “Ssaya mau menjual sebidang tanah, pak wali!” Itu keluar dari mulutnya. Hhh… benar juga, kau sudah tidak mengenali aku lagi Roy. Memang sudah terlalu lama. Tiga puluh tahun lebih, sejak perpisahan itu. Segalanya telah berubah! Pikir Sur.</p>
<p>“Ha..ha..ha.. pak..pak.. ada-ada saja, bapak ini!” Roy melirik kepada istrinya. “Mah, tolong ambilkan dompet bapak di kamar..!” istrinya bergerak. Sedangkan Roy menatap wajah Sur. Ia melirik-lirik, kemudian berkata, “Ha..ha..ha.. sudah tiga puluh tahun lebih ya, Sur?”</p>
<p>“Apa?!” Sur kaget.</p>
<p>“Ah, kau mulai pikun rupanya..” kata Roy kereng. “Sur.. Sur… kamu masih seperti dulu. Dasar kamu ini!” Roy menepuk bahu Sur.</p>
<p>O, Tuhan ternyata dia masih mengenaliku. Gumam Sur dalam hati.<br />
Istri Roy datang.</p>
<p>“Mau kamu jual berapa sebidang tanah itu, pak?” Tanya Roy seketika wajahnya berubah.</p>
<p>“Bukan itu maksud kedatanganku ke sini, Roy..” Sur tidak mengucapkannya, ia menatap istri Roy, ia tidak mau mengecewakan Roy.</p>
<p>“Sepuluh are, pak!”</p>
<p>“Ya, sudah. Besok salah seorang pegawaiku akan datang ke rumahmu. Hmm… sepuluh juta, bagaimana? Dan ini uang mukanya, dua juta rupiah. Cukup kan?” Roy memberikan uang kepada Sur. “Ayo mah!” Roy dan istrinya meninggalkan Sur, hilang di balik pintu. Ketika Sur masih duduk melongo sambil memegang dua gepok uang, masing-masing sebesar satu juta.</p>
<p>Sur meninggalkan rumah dinas, lesu, ia mengusap wajah, sampai beberapa kali.</p>
<p>Esok harinya, istri Sur jadi di operasi. Sebidang tanah, tabungan di masa depan itu telah dilunasi oleh salah seorang pegawai Roy. Ditangannya, Sur memegang uang sisa operasi sebanyak enam juta.<br />
Malamnya, Yos datang ke rumah Sur mau meminta bantuan. Yos perlu tambahan modal untuk mengembalikan kegiatan perusahaannya, memproduksi batako. Uang, sebesar lima juta rupiah. Sur memberikannya kepada Yos. Tidak… aku tidak mau kehilangan segalanya. Minimal persahabatanku dengan Yos…! Pikir Sur.</p>
<p>“Ini ambil… Kamu merupakan hartaku ,kawan!”</p>
<p>Yos mengambil uang yang tergeletak di atas meja.</p>
<p>” Hmm… betapa sulitnya bagi kita hanya sekedar untuk memiliki pemimpin yang benar-benar pemimpin, ya?” Kata Yos.</p>
<p>” Ya… tapi Roy, lain kawan!”</p>
<p>” Lain?”</p>
<p>” Dia sahabat kita, sejak kecil. Jangan pernah melupakan itu!”</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=142&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/kesetiaan-persahabatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2efb47266c981709f2504a38d4de4900?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Helly Angel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Angga, Dita dan Persahabatan Sejati</title>
		<link>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/angga-dita-dan-persahabatan-sejati/</link>
		<comments>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/angga-dita-dan-persahabatan-sejati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 09:22:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Helly Angel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arti Persahabatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Angga dan Dita adalah teman saya. Mereka adalah dua orang sahabat. Persahabatan mereka telah melewati begitu masalah namun keduanya selalu mengaku mereka berdua adalah sahabat sejati. Bukan tanpa alasan mereka memproklamirkan persahabatan sejati ini. Mereka memang punya alasan bahkan alasan yang jarang bisa dipakai alasan bagi banyak orang. Angga mengenal Dita sebagai gadis manis anak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=139&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span>Angga dan Dita adalah teman saya. Mereka adalah dua orang sahabat. Persahabatan mereka telah melewati begitu masalah namun keduanya selalu mengaku mereka berdua adalah sahabat sejati. Bukan tanpa alasan mereka memproklamirkan persahabatan sejati ini. Mereka memang punya alasan bahkan alasan yang jarang bisa dipakai alasan bagi banyak orang. </span></p>
<p style="text-align:left;"><span>Angga mengenal Dita sebagai gadis manis anak kelas 2 SMA tahun 1992 sedang Angga sendiri adalah seorang mahasiswa. Mereka berkenalan di rumah sahabat Angga yang kebetulan adiknya adalah teman sekelas Dita. Perkenalan itu adalah awal sebuah persahabatan. Sebuah persahabatan yang biasa saja. Mungkin terlalu biasa untuk bisa dikatakan sebuah persahabatan sejati karena isi persahabatan mereka sama saja dengan orang-orang lain pada usia mereka waktu itu. Sebutlah tidak ada yang istimewa.</p>
<p>Yang kemudian menjadikan persahabatan itu istimewa adalah ketika mereka memutuskan untuk mengakhiri persahabatan mereka dan meningkatkan status persahabatan menjadi pacaran. Mudah saja mereka menemukan alasan untuk saling jatuh cinta. Alasannya adalah karena mereka terlalu sering bersama. Orang Jawa biasanya mengatakan <em>witing tresno jalaran kulino</em> atau <em>love grows as you get more used to each other</em>. Jadilah mereka dua orang yang saling mencintai dan mengisi hari-hari mereka dengan cinta. Bisa saja pacaran mereka dikatakan sebagai sebuah pacaran yang biasa saja. Namun apakah terlalu biasa untuk dikatakan cinta sejati? Siapa yang tahu? Yang jelas mereka akhirnya menikah untuk meningkat status pacaran mereka menjadi suami-istri.</p>
<p>Demikianlah, mereka dua kali meningkat secara status yaitu dari bersahabat menjadi pacaran dan meningkat lagi menjadi suami-istri. Hidup mereka berjalan sama ketika mereka menjadi sahabat dan pacar. Biasa saja, sama dengan rumah tangga kebanyakan. Susah-senang ditanggung bersama juga dalam mencari nafkah mereka lakukan bersama-sama. Mereka berdua bahagia. Namun karena perkawinan mereka bukan dongeng pangeran dan putri cantik maka kebahagiaan ini ternyata tidak bertahan lama. Setelah sepuluh tahun mereka menjalani kehidupan rumah tangga dengan segala pernik-perniknya mulai dari sangkar madu bagi Dita dan tekukan lutut Angga di hadapan Dita, ternyata percekcokan timbul tanpa ada ujung-pangkalnya. Selalu ada alasan untuk bertengkar, selalu ada alasan untuk menangis dan alasan untuk pergi dari rumah. Puncak dari semua ini adalah kata : cerai!!</p>
<p>Perceraian adalah kata yang menyakitkan. Begitu pula bagi Angga dan Dita. Rumah tangga yang mereka bina sepuluh tahun lamanya hancur berkeping-keping seperti kaca depan sebuah mobil setelah menabrak sesuatu atau ditabrak sesuatu, yang mana saja boleh. Mereka menyesali nasib mereka namun sayang penyesalan selalu datang belakangan dan datang belakangan artinya terlambat. Angga dan Dita kini bukan lagi pasangan suami-istri. Angga sendiri lagi dan juga Dita. Dita pulang kembali ke rumah orang tuanya dan Angga melanjutkan hidupnya. Setidaknya itulah yang saya dengar dari teman-teman lain yang juga menjadi teman Angga dan Dita.</p>
<p>Suatu senja di sebuah bar di pantai bernama <em>The Echo Beach</em> kira-kira 6 km dari Denpasar menuju jurusan Tanah Lot, Tabanan, saya duduk menikmati matahari yang mulai tenggelam. Band penghibur di bar itu baru saja mulai mempersiapkan peralatan mereka untuk menghibur pengunjung. Biasanya mereka menyanyikan lagu-lagu lawas yang sudah akrab di telinga para pengunjung baik yang lokal maupun bule-bule. Tempat ini memang menjadi alternatif bagi tamu-tamu yang bosan dengan suasana Kuta yang terlalu ramai. Tempat ini jauh dari keramaian itu namun tetap layak dikunjungi termasuk oleh saya di Minggu senja ini.</p>
<p>Iseng-iseng saya melemparkan pandangan ke seluruh arah di bar ini. Mata saya menangkap meja-meja yang dipenuhi pengunjung dengan hidangan masing-masing dan obrolan masing-masing. Entah apa yang mereka bicarakan, entah siapa pula yang mereka ajak juga entah siapa mereka. Saya tidak kenal satupun di antara mereka sampai pandangan saya sampai ke sebuah meja yang paling dekat dengan pintu masuk. Saya melihat dua orang yang sangat saya kenal. Mereka adalah teman saya, Angga dan Dita. Mereka sepertinya sibuk mendiskusikan sesuatu. Pemandangan yang aneh bagi saya. Pemandangan yang sering saya lihat ketika mereka adalah dua orang yang bersahabat. Tapi bukankah mereka sudah bercerai? Daripada bingung mencari jawaban sendiri, saya memutuskan mendekati mereka.</p>
<p>&#8220;Hai.&#8221; Saya menyapa mereka.</p>
<p>&#8220;Hai, Gustu! Waoo&#8230;, tidak disangka kita ketemu di sini. Apa kabar?&#8221; Angga berdiri menyalami saya diikuti Dita yang dengan ceria menyalami saya.</p>
<p>&#8220;Baik.&#8221; Saya menjawab dengan tersenyum sedang tangan Dita masih menjabat tangan saya, &#8220;Aku denger kalian&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Bercerai?&#8221; Dita yang baru saja melepaskan tangannya dari tangan saya memotong kalimat saya.</p>
<p>&#8220;Ya.&#8221; Sebenarnya saya sedikit tidak enak dengan kalimat yang akan saya ucapkan tadi.</p>
<p>&#8220;Kami memang resmi cerai bulan Juli tahun lalu,&#8221;giliran Angga yang bicara.</p>
<p>&#8220;Terus, sekarang? Kenapa kalian sepertinya masih bersama?&#8221; Lancang? Biar saja. Toh saya perlu jawaban yang nantinya akan menghilangkan kebingungan saya dengan semua ini.</p>
<p>&#8220;Karena ternyata persahabatan kami nggak bisa terkikis oleh masalah rumah tangga yang telah kami lalui.&#8221; Dita bicara dengan santai.</p>
<p>Saya sebenarnya masih bingung. Angga kemudian bercerita tentang apa yang telah mereka alami sama seperti apa yang sudah saya dengan dari teman-teman lain. Menikah, cekcok, lalu cerai. Angga menceritakan semuanya dengan sesekali menoleh Dita seperti minta persetujuan atas hal-hal yang ia ungkapkan. Bagi Angga semua permasalahan mereka berdua telah selesai dengan diputusnya perceraian mereka di Pengadilan Negeri Tabanan. Mereka bukan suami-istri lagi, jadi semua persoalan yang terjadi ketika mereka berumah tangga adalah masa lalu bagi mereka. Mereka memilih untuk melanjutkan hidup masing-masing dengan cara masing-masing. Dita sekarang telah memiliki calon suami dan Angga masih betah sendiri. Dita tanpa malu-malu menceritakan bahwa dia akan menikah tahun depan dan Angga tersenyum mengiyakan.</p>
<p>Tanpa perlu indera keenam, saya tahu di antara keduanya tidak terlihat mereka pernah menjadi sepasang suami-istri dengan permasalahan berat yang akhirnya membuat mereka bercerai. Pikiran saya kembali ke masa tahun 1992 ketika mereka masih bersahabat. Tidak lama saya <em>bengong</em> karena Dita dan Angga kembali bercerita tentang sebuah arti persahabatan di antara mereka dan di antara orang-orang. Ya, mereka kembali bersahabat setelah apa yang terjadi di antara mereka. Mereka memutuskan tetap bersahabat karena ternyata persahabatanlah yang paling sesuai untuk mereka berdua. Di hadapan saya, di antara alunan musik band penghibur di bar ini, di antara para pengunjung dengan hidangan di mereka mereka, Angga dan Dita memberi pelajaran kepada saya tentang sebuah persahabatan yang tak pernah hancur di antara mereka walaupun pernikahan mereka telah hancur berkeping-keping seperti kaca depan mobil setelah menabrak sesuatu atau ditabrak sesuatu. Sebuah persahabatan yang tak terhancurkan adalah persahabatan sejati. Mereka berhak bangga dengan persahabatan sejati mereka. Mereka memang punya alasan untuk bangga karena hal seperti ini tidak dimiliki banyak orang.</p>
<p></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/139/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=139&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/angga-dita-dan-persahabatan-sejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2efb47266c981709f2504a38d4de4900?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Helly Angel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Persahabatan atau Uang… ??????</title>
		<link>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/persahabatan-atau-uang%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/persahabatan-atau-uang%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 09:06:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Helly Angel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arti Persahabatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[KalAU ada orang yang bertanya pada diri anda, apa hal terbesar dalam hidup ini Persahabatan atau Uang… ?????? Yeaaahhhh… Pada bingung kan? . Ye.. iyalah masa ye iya dongg halahh… Sah sah aja kl ada yang memilih persahabatan atau Uang, karena keduanya sangat bernilai… Zaman sekarang ini semuanya diukur dengan materi, susah membedakan motif dibalik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=136&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">KalAU ada orang yang bertanya pada diri anda, apa hal terbesar dalam hidup ini <em><strong> </strong></em></p>
<p style="text-align:left;"><span style="text-decoration:line-through;"><strong><em>Persahabatan atau Uang… ??????</em></strong></span></p>
<p style="text-align:left;">Yeaaahhhh… Pada bingung <strong><em>kan?</em></strong> . Ye.. iyalah masa ye i<strong>ya dongg</strong> halahh… Sah sah aja kl ada yang memilih persahabatan atau Uang, karena keduanya sangat bernilai… Zaman sekarang ini semuanya diukur dengan materi, susah membedakan motif dibalik persahabatan kita….</p>
<p style="text-align:left;"><em><strong> M</strong></em>isalnya si <strong>A</strong> bersahabat dengan si <strong>C </strong>lantaran dia memiliki Bisnis yang menguntungkan dan tentu banyak uang, sementara si <strong>D</strong> bersahabat dengan Si <strong>E </strong>meskipun si <strong>E</strong> orangnya miskin gak punya uang, senen kemis lah.. tapi karena emang diantara mereka terjalin persahabatan yang tulus.. si <strong>D</strong> tetap menjaga persahabatannya.. Atau ada juga yang bersahabat karena dia pengen punya website kebetulan si Do’i (sahabat), <em><strong>reseller Hosting Linux</strong></em>, biar dapat harga murah maka ia bersahabat  <img src="http://tempinogaulz.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";)" /> .. Tapi sah-sah aja selama saling menguntungkan, Ada juga yang bersahabat karena satu komunitas tertentu misal <em><strong>Komunitas Blogger Jambi</strong></em>, <strong><em>Perawat</em> </strong>atau yang lain-lain selama itu berdampak positif bagi kita kenapa nggak???.</p>
<p style="text-align:left;">Yaah apapun motifnya <em><strong>Persahabatan adalah persahabatan&#8230;..</strong></em></p>
<p style="text-align:left;">Emang rada susah mencari sahabat sejati, yah tapi bukan berarti gak ada. Silahkan pilihlah apaun motif persahabatan anda yang penting anda punya sahabat&#8230;.</p>
<p style="text-align:left;">Karena sahabat adalh orang yang bisa ajak <strong>Komunikasi, sharing and curhat</strong>lah..</p>
<p style="text-align:left;">// </p>
<p style="text-align:left;"><strong>“JADI APA MOTIF PERSAHABATAN ANDA”??????????</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/136/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=136&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/persahabatan-atau-uang%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2efb47266c981709f2504a38d4de4900?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Helly Angel</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tempinogaulz.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" medium="image">
			<media:title type="html">;)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KUMPULAN KATA-KATA MUTIARA MOTIVASI MUDAH-MUDAHAN BERMANFAAT</title>
		<link>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/kumpulan-kata-kata-mutiara-motivasi-mudah-mudahan-bermanfaat/</link>
		<comments>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/kumpulan-kata-kata-mutiara-motivasi-mudah-mudahan-bermanfaat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 08:57:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Helly Angel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungkanlah...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Berikut Kumpulan Kata-kata Mutiara Motivasi dari salah satu penulis di blog antonhuang.com ini. Thanks buat yang menyumbangkan dan menuliskan artikel ini. Kata-kata mutiara motivasi yang bagus sekali, memotivasi dan membawa hikmah.. “Alasan kenapa seseorang tak pernah meraih cita-citanya adalah karena dia tak mendefinisikannya, tak mempelajarinya, dan tak pernah serius berkeyakinan bahwa cita-citanya itu dapat dicapai” (Dr [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=132&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut <a title="Kumpulan Kata-kata Mutiara" href="http://www.antonhuang.com/kumpulan-kata-kata-mutiara/">Kumpulan Kata-kata Mutiara</a> Motivasi dari salah satu penulis di blog antonhuang.com ini. Thanks buat yang menyumbangkan dan menuliskan artikel ini. Kata-kata mutiara motivasi yang bagus sekali, memotivasi dan membawa hikmah..</p>
<p>“Alasan kenapa seseorang tak pernah meraih cita-citanya adalah karena dia tak mendefinisikannya, tak mempelajarinya, dan tak pernah serius berkeyakinan bahwa cita-citanya itu dapat dicapai” (Dr Denis Waitley, pakar motivasi dan penulis buku-buku self-help)</p>
<p>“Saya memiliki tiga harta. Jaga dan peliharalah: cinta yang dalam, kesederhanaan, ketidakberanian memenangkan dunia. Dengan cinta yang dalam, seseorang akan jadi pemberani. Dengan kesederhanaan, seseorang akan menjadi dermawan. Dengan ketidakberanian memenangkan dunia, seseorang akan menjadi pemimpin dunia” (Lao-tzu, Filsuf China)</p>
<p>“Anda harus melakukan sesuatu yang Anda pikir tak akan bisa Anda lakukan” (Eleanor Roosevelt, mantan Ibu Negara AS)</p>
<p>“Keyakinan merupakan suatu pengetahuan di dalam hati, jauh tak terjangkau oleh bukti” (Kahlil Gibran, Pujangga)</p>
<p>“Orang yang terlalu sibuk sangat jarang bisa mengubah pendapatnya” (Friedrich Nitezche (1844-1900), filsuf Jerman)</p>
<p>“Rasa bahagia dan tak bahagia bukan berasal dari apa yang Anda miliki, bukan pula berasal dari siapa diri Anda, atau apa yang Anda kerjakan. Bahagia dan tak bahagia berasal dari pikiran Anda” Dale Carnegie (1888–1955), Pakar Motivasi-Penulis AS</p>
<p>“Sakit dalam perjuangan itu hanya sementara. Bisa jadi Anda rasakan dalam semenit, sejam, sehari, atau setahun. Namun jika menyerah, rasa sakit itu akan terasa selamanya”<br />
(Lance Armstrong, Mantan Atlet Balap Sepeda AS)</p>
<p>“Suatu pekerjaan yang paling tak kunjung bisa diselesaikan adalah pekerjaan yang tak kunjung pernah dimulai” (JRR Tolkien, penulis Novel The Lord of the Rings)</p>
<p>Sedikit orang kaya yang memiliki harta. Kebanyakan harta yang memiliki mereka   –Robert G. Ingersoll</p>
<p>Hidup manusia penuh dengan bahaya, tetapi justru di situlah letak daya tariknya  –Edgar Alnsel Mowrer</p>
<p>Orang termiskin yang aku ketahui adalah orang yang tidak mempunyai apa-apa kecuali uang. John D.Rockefeller<span> </span></p>
<p>Realitas selalu lebih konservatif daripada ideologi — Raymond Aron</p>
<p>Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah. &#8211; Thomas Alva Edison</p>
<p>Jadilah diri anda sendiri. Siapa lagi yang bisa melakukannya lebih baik ketimbang diri anda sendiri? &#8211; Frank Giblin, Ii</p>
<p>Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh. &#8211; Confusius</p>
<p>Kesempatan anda untuk sukses di setiap kondisi selalu dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan anda pada diri sendiri. &#8211; Robert Collier</p>
<p>Pikiran Anda bagaikan api yang perlu dinyalakan, bukan bejana yang menanti untuk diisi –Dorothea Bande</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/132/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=132&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/kumpulan-kata-kata-mutiara-motivasi-mudah-mudahan-bermanfaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2efb47266c981709f2504a38d4de4900?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Helly Angel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Renungan hari ini&#8230;.</title>
		<link>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/renungan-hari-ini/</link>
		<comments>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/renungan-hari-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 08:40:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Helly Angel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungkanlah...]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, Pikirkan tentang seseorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=126&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="/DOCUME%7E1/F1Net/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /></p>
<p>Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali</p>
<p>Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.</p>
<p>Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa<br />
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.</p>
<p>Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,  Pikirkan tentang seseorang<br />
yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.</p>
<p>Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda. Pikirkan tentang<br />
seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup</p>
<p>Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat</p>
<p>Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, Pikirkan tentang seseorang<br />
yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul</p>
<p>Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu<br />
tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yag tinggal<br />
dijalanan</p>
<p>Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan</p>
<p>Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,<br />
Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka<br />
mempunyai pekerjaan seperti anda.</p>
<p>Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,<br />
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa</p>
<p>Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta<br />
Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,<br />
Tersenyum dan mengucap syukur-lah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup !</p>
<p>“Kita cuma bisa hidup sekali saja di dunia ini, tetapi jika kita hidup dengan benar, sekali saja sudah cukup.”</p>
<p>semoga bermanfaat</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cerpenpersahabatan.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cerpenpersahabatan.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/cerpenpersahabatan.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/cerpenpersahabatan.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cerpenpersahabatan.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cerpenpersahabatan.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cerpenpersahabatan.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cerpenpersahabatan.wordpress.com&amp;blog=8177696&amp;post=126&amp;subd=cerpenpersahabatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerpenpersahabatan.wordpress.com/2009/07/14/renungan-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2efb47266c981709f2504a38d4de4900?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Helly Angel</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME%7E1/F1Net/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
